<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Emisi Gas Rumah Kaca on Tren Investasi Berkelanjutan (ESG)</title><link>https://investasiesg.com/tags/emisi-gas-rumah-kaca/</link><description>Recent content in Emisi Gas Rumah Kaca on Tren Investasi Berkelanjutan (ESG)</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 13:45:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://investasiesg.com/tags/emisi-gas-rumah-kaca/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Transparansi Karbon: Standar Baru Pelaporan Emisi untuk Emiten di 2026</title><link>https://investasiesg.com/posts/carbon-reporting-standard/</link><pubDate>Thu, 15 Jan 2026 13:45:00 +0700</pubDate><guid>https://investasiesg.com/posts/carbon-reporting-standard/</guid><description>&lt;p>Tahun 2026 menandai babak baru bagi pasar modal global dan domestik. Pelaporan emisi karbon bukan lagi sekadar elemen opsional dalam laporan keberlanjutan (&lt;em>sustainability report&lt;/em>), melainkan mandat ketat yang setara dengan laporan keuangan tahunan. Investor kini menempatkan &lt;strong>jejak karbon&lt;/strong> sebagai indikator fundamental dalam menilai risiko dan valuasi jangka panjang sebuah emiten.&lt;/p>
&lt;h3 id="standar-pelaporan-emisi-scope-1-2-dan-3">Standar Pelaporan Emisi: Scope 1, 2, dan 3&lt;/h3>
&lt;p>Untuk mencapai transparansi yang seragam, regulator kini mewajibkan emiten menggunakan kerangka kerja &lt;strong>GHG Protocol&lt;/strong>. Pemahaman terhadap tiga lingkup emisi menjadi krusial bagi manajemen perusahaan:&lt;/p></description></item></channel></rss>